Minggu, 10 April 2016

Gugus Pelindung Alkohol dan Gugus Pelindung Amina

Gugus Pelindung Alkohol
        Alkohol sering dipakai untuk menyebut etanol, yang juga disebut grain alcohol; dan kadang untuk minuman yang mengandung alkohol. Hal ini disebabkan karena memang etanol yang digunakan sebagai bahan dasar pada minuman tersebut, bukan metanol, atau grup alkohol lainnya. Begitu juga dengan alkohol yang digunakan dalam dunia farmasi. Alkohol yang dimaksudkan adalah etanol. Sebenarnya alkohol dalam ilmu kimia memiliki pengertian yang lebih luas lagi.
           Dalam kimia, alkohol (atau alkanol) adalah istilah yang umum untuk senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada atom karbon, yang ia sendiri terikat pada atom hidrogen dan/atau atom karbonlain.
          Untuk dapat lebih memahami bagaimana gugus fungsi alkohol dapat dilindungi oleh salah satu gugus pelindung pada tabel diatas maka saya beri contoh bagaimana mekanisme reaksi gugus pelindung melindungi gugus fungsi alkohol yang dapat dilihat contoh reaksinya dibawah ini :
 
 
Gugus Pelindung Amina
 Gugus fungsional amina mengandung atom nitrogen dengan pasangan elektron. Dengan demikian, kelompok ini turunan dari amonia, di mana satu atau lebih atom hidrogen telah digantikan oleh substituen yang mengandung karbon. Senyawa dengan kelompok nitrogen melekat pada karbonil dalam struktur yang disebut sebagai amida, dan mereka memiliki struktur R-CO-NR’R “. Kelompok Amina terikat pada aromatik (siklik terkonjugasi) struktur yang dikenal sebagai amina aromatik. Struktur aromatik efektif menurunkan alkalinitas amina, sementara kehadiran gugus amina secara signifikan mengurangi reaktivitas cincin karena elektron efek menyumbangkan. Awalan “amino” atau akhiran “-amina” digunakan ketika penamaan amina majemuk. Suatu senyawa organik dengan beberapa kelompok amino disebut diamina, triamin, tetramina, dll.
 

Struktur amina
Amina umumnya disusun dalam kategori berdasarkan lingkungan ikatan mereka yaitu:
  • Amina primer adalah amina yang memiliki satu atom hidrogen mereka tiga digantikan oleh alkil atau substituen aromatik .
  • Amina sekunder adalah amina yang memiliki dua substituen dan satu hidrogen terikat pada nitrogen.
  • Amina tersier adalah amina yang hidrogen telah sepenuhnya digantikan oleh substituen organik.
  • Amina siklik adalah amina yang nitrogen telah dimasukkan ke dalam struktur cincin, efektif sehingga baik amina sekunder atau tersier.
Amina siklik
Struktur umum amina mengandung atom nitrogen, sebuah pasangan elektron, dan tiga substituen. Namun, adalah mungkin untuk memiliki empat substituen organik pada nitrogen, menjadikannya sebagai kation amonium dengan pusat nitrogen dikenakan.
Sumber :
      Warren, Stuart. 1981. Sintesis Organik Pendekatan Diskoneksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
       Warren, Stuart. 1983. Periptaan Sintesis Organik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

3 komentar:

  1. kisthi, untuk tambahan apa saja Gugus Pelindung(GP)yang akan melindungi suatu amina dan penghilangannya?

    BalasHapus
  2. assalamu'alaikum.. saya mau bertanya.. untuk semua amina ( amina primer,skunder dan tersier) bisa digunakan dengan gugus pelindung yang sama atau tidak ?

    BalasHapus
  3. mohon maaf baru dikomentari.
    Lia: untuk gugus pelindung amina dan penghilangannya saudara bisa baca di postingan saya "Gugus Pelindung" yang diposting pada tanggal 18 mei 2016 lalu, disana dapat dilihat pada tabel yang lengkap untuk gugus pelindung dan cara penghilangannya pada bagian amina.

    Mita : waalaikumsalam, menurut saya untuk semua amina dapat dilindungi dengan gugus pelindung yang sama, dan untuk beberapa gugus pelindung amina dapat dilihat pada postingan saya seperti yang sarankan untuk saudara lia.

    terimakasih

    BalasHapus