Minggu, 24 April 2016

Total Sintesis Mitomycin




Apa itu Mitomycin ?
Mitomycin C (MMC) adalah agen kemoterapi yang umum yang menghambat pertumbuhan sel. Ia juga dikenal untuk mengurangi proliferasi fibroblast, sebuah elemen penting dalam pengembangan jaringan parut. Jika fibroblast terlalu banyak dihasilkan, keloid bekas luka hipertrofik diproduksi.
Mitomycin biasanya digunakan bersamaan dengan obat lain untuk mengobati berbagai jenis kanker (seperti kanker lambung / kanker pankreas). Mitomycin bekerja memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker. 

Beberapa struktur mitomycin
Bagaimana mekanisme reaksi sintesis mitomycin ?
Berikut ini merupakan tahapan-tahapan pada sintesis mitomycin.
   
Pada mekanisme reaksi di atas, dalam masing-masing tahapan terjadi beberapa proses reaksi yaitu sebagai beikut. 
Step 1
  
Pada tahap ini adanya katalis asam (aseptor) dikloro metoksi metana atau TiCl2 menyebabkan O menjadi rangkap dan akan mendesak metil untuk lepas sehingga terbentuk aldehid. Gugus metoksi pada senyawa orto-diklorotoluena merupakan pengarah orto-para sehingga substituen dikloro metoksi metana tersubstitusi orto.
Step 2
Pada tahap ini terdapat reagen mCPBA (meta Cloro Peroksi Benzoat Acid), dimana reagen ini mudah menjadi radikal, sehingga menyebabkan senyawa yang berikatan menjadi radikal pula. 
 
 mCPBA (meta Cloro Peroksi Benzoat Acid) berubah menjadi radikal
 
Selanjutnya radikal-radikal tersebut akan bereaksi membentuk gugus karbonat. 
Step 3


Pada tahap ini terjadi 3 step : 
1.      Reagen NaOMe yang mengkationisasi gugus karbonat
2.      Rreagen MeOH yang menghasilkan senyawa ester
3.  Air untuk menghidrolisis ester dan menghasilkan gugus hidroksi atau senyawa orto-dimetoksi meta-hidroksi toluene. 
Step 4
Dalam tahap ini dengan menggunakan pelarut aseton terjadi reaksi substitusi elektrofilik dari 3-bromo-1-propena, H yang terikat pada O akan berikatan dengan Br- sehingga propena akan tersubstitusi pada O.
Step 5
Tahapan ini berlangsung 2 step yaitu :
Pertama, terjadi delokalisasi membentuk keton
Kedua, terjadi reaksi reduksi menghasilkan senyawa 2,6-dimetoksi-3-hidroksi-4-alil-toluena.
            Step 6 
            Step 7
Pada tahap ini Zn sebagai reduktor akan mereduksi O menjadi OH dengan asam asetat sebagai pelarut.
Step 8
Pada step 8, BnBr digunakan sebagai gugus pelindung, K2CO3 sebagai katalis dan DME/DMF sebagai pelarut
Step 9
.
Pada tahap ini terjadi pembentukan epoksida dari dioksan.
Step 10
 
Pada tahap akhir, cincin epoksida akan membuka dan disubstitusi olen CH3CN dan menyebabkan O kekurangan elektron, ditambahkan CrO3- sehingga menghasilkan gugus keton.

 Pembentukan Cincin Medium
 
Mekanisme Pembentukan Cincin Medium
Step 1  : Terjadi reaksi substitusi – OMe dalam suasana asam
Step 2  : LAH sebagai reduktor akan mereduksi CN menjadi NH2
Step 3  : Gugus pelindung Bn dihilangkan dengan menggunakan katalis Pd, Karbon untuk menyerap air dan methanol mengubah suasan menjadi asam (mengasamkan).
Step 4 dan 5  : mengoksidasi senyawa yang telah didapat dan menggunakan metanol sebagai pelarut.

Sumber :
https://hellosehat.com/drug/mitomycin/